Jika kamu ingin melanjutkan studi ke luar negeri, maka kamu harus mengikuti tes kemampuan Bahasa Inggris. Tes ini merupakan persyaratan untuk dapat belajar di luar negeri yang menggunakan bahasa Inggris. Ada dua jenis Tes Bahasa Inggris yang telah diakui di berbagai negara yaitu International English Language Test System (IELTS) dan Test of English as a Foreign Language (TOEFL).Kedua tes ini digunakan untuk memastikan bahwa kemampuan bahasa Inggris  seseorang baik dalam membaca, berbicara dan menulis yang memadai untuk mengikuti perkuliahan di di luar negeri.

Seringkali orang lain belum mengetahui perbedaan  mengenai kedua tes ini. Beberapa diantara mahasiswa masih bingung menentukan tes mana yang harus mereka ikuti.  Tes IELTS dan TOEFL memang  diakui di seluruh institusi di dunia, namu keduanya mempunyai perbedaan.  Apa sih perbedaanya?  Berikut ini  penjelasan perbedaan TOEFL dan IELTS.

TOEFL

  1. TOEFL

Tes TOEFL merupakan  ujian untuk menilai kemampuan bahasa Inggris seseorang. TOEFL telah diterima lebih dari 8.500 lembaga di 130 negara seperti UK, Amerika Serikat, Australia. TOEFL dikelola oleh organisasi yang berpusat di Amerika Serikat yaitu Education Testing Service (ETS). Maka dari itu tes TOEFL menggunakan American English. Tes ini lebih banyak diminati oleh lembaga-lembaga Amerika Serikat.

Ada dua tipe tes TOEFL yaitu TOEFL ITP dan TOEFL iBT. TOEFL ITP (Instituional Testing Program) biasanya digunakan untuk wilayah Asia, dengan skornya yang bersifat institusional, tes ini hanya digunakan untuk institusi dan wilayah lokal tertentu. Sedangkan tes TOEFL iBT (Internet Based Test) yang dilakukan menggunakan di komputer yang telah terhubung langusng dengan internet.

Ada tiga sesi tes TOEFL ITP yaitu Listening, Structure and Written Expression dan Reading Comprehension. Untuk Nilai nilai tertinggi tes ini antara 500, 550, atau 600. Untuk tes TOEFL iBT terdiri dari Reading, Listening, Speaking dan Writing. Nilai tes TOEFL iBT tertinggi adalah 120, basanya rata-rata nilai yang diminta adalah 80 atau 90. Tes TOEFL berlangsung selama hampir 4 jam. Saat ini telah tersedia IBT (Internet-Based TOEFL,  jenis tes yang paling banyak digunakan. Sedangkan TOEFL dalam bentuk tes tertulis hanya tersedia di beberapa area yang tidak memiliki fasilitas Internet.

  1. IELTS

Selain TOEFL, IELTS juga merupakan tes untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang. Tes ini digunakan untuk keperluan pendidikan, imigrasi dan keperluan ketenagakerjaan. Saat ini IELTS diterima di lebih dari 9.000 lembaga di 130 negara. Tes ini  dikelola oleh the British Council, University of Cambridge ESOL Examinations dan IDP Education Australia. Itulah kenapa IELTS menggunakan bahasa inggris British, dan lebih banyak diminati oleh Britania Raya dan lembaga-lembaga yang tergabung di negara persemakmuran seperti New Zealand dan Australia. Hal ini tergantung pada kebutuhan dari program studi yang kamu ambil. Kemungkinan harus mengambil salah satu diantara IELTS atau tes akademik. Durasi untuk mengerjakan tes IELTS selama kurang lebih dua jam 40 menit.

Selain perbedaan dari bahasa Inggris yang digunakan, dalam tipe soal juga berbeda. Soal dalam TOEFL  secara keseluruhan adalah pilihan ganda, sedangkan tes IELTS mengharuskan kamu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan jawaban singkat, dan menulis essay pendek. Selain itu, durasi  pengerjaan IELTS secara signifikan memang lebih sebentar hanya sekitar 2 jam 40 menit, sedangkan tes TOEFL yang membutuhkan waktu hingga 4 jam penuh.

 

Share with:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>