Ingin Bekerja di Perusahaan Asing?  Simak Tips Sukses Hadapi Wawancara Kerja Berbahasa Inggris Ini !

Seorang pelamar pekerjaan yang mengesankan adalah pribadi yang cermat dan siap menghadapi tugas apapun kelak. Anda mengirim surat lamaran dan menunggu, pekan demi pekan berlalu. Akhirnya, datanglah panggilan wawancara kerja yang Anda tunggu-tunggu.

Nah, Anda akan menemui calon atasan (yang kemungkinan besar didampingi staf HRD berpandangan kritis). Katanya wawancara kerja memang bisa menjadi hal yang menegangkan, terlebih jika dilakukan dalam bahasa Inggris. Bagi bukan penutur asli, situasi ini dapat terasa dua kali lebih sulit. Simak lima tips berikut ini untuk membantu mengangkat rasa percaya diri dan meningkatkan peluang sukses saat wawancara kerja.

  1. Perhatikan pakaian saat wawancara

Apapun jenis perusahaan tempat akan Anda lamar, perusahaan teknologi bersuasana santai dengan fasilitas bean bag dan meja biliar kecil sekalipun itu tetapt gunakan berpakaian profesional dalam wawancara kerja. Jangan kenakan denim atau pakaian bernoda. Ingat, kesan pertama sangat penting. Pelamar yang tampil serampangan memberi kesan ia tak peduli pada calon pekerjaan barunya. Selain itu, berpenampilan baik akan membuat kita lebih merasa mantap sehingga meningkatkan percaya diri dan kemampuan berbahasa Inggris.

  1. Cari informasi sebanyak mungkin

Jika Anda memang benar-benar niat ingin bekerja di perusahaan tersebut, siapkan diri dengan mempelajari sebanyak mungkin hal tentang perusahaan dari situs resmi atau akun media sosialnya. Jika perlu, catat poin-poin penting. Dengan hal ini Anda akan punya waktu dan bahan untuk merancang pertanyaan dalam bahasa Inggris tentang pekerjaan yang kita lamar. Bagi pewawancara, hal ini mengesankan pribadi yang cermat dan siap. Bahkan lebih dari siap menghadapi tugas apapun kelak. Selain itu, mengetahui banyak hal tentang calon pemberi kerja bisa membantu kita menimbang untuk menyakinkan Anda memang ingin bekerja di sana. 

  1. Jangan memberikan jawaban yang bertele-tele

Yang dibutuhkan oleh pewawancara adalah jawaban yang singkat namun padat. Ingat,  Anda jangan sampai mengatakan jawaban panjang bertele-tele yang justru mengisyaratkan perhatian kita mudah teralihkan. Tak hanya itu, semakin panjang dan rumit kalimat kita dalam komunikasi lisan maupun tulisan, semakin besar pula risiko timbul kesalahan gramatika. Hal ini bisa merusak kepercayaan diri. Hindarilah dengan memberikan jawaban pendek namun tetap sesuai pertanyaan.

  1. Perhatikan gaya bahasa yang digunakan

Gaya bahasa yang kita gunakan ketika sehari-hari akan berbeda dengan wawancara pekerjaan. Wawancara kerja adalah situasi formal yang menuntut kita berperilaku profesional sepanjang prosesnya. Jadi, hindari istilah-istilah slang atau tidak resmi di hadapan pewawancara. Anda bisa mengupkan “It’s nice to meet you” dan “I’m glad to be here”, dan bukan “Hey, man” atau “totally stoked” yang lebih cocok untuk menyapa teman.

  1. Iniatif bertanyalah

Pada sesi terakhir wawancara kerja biasanya akan ditutup dengan pertanyaan, “Ada pertanyaan?” Nah, inilah kesempatan Anda untuk membuktikan seberapa besar kesungguhan dan kesiapan Anda. Jadi,alangkah baiknya jika Anda sudah menyiapkan beberapa pertanyaan untuk diajukan kepada pewawancara. Pernyaatan baik mengenai posisi yang dilamar ataupun perusahaan secara umum. Misalnya “Seperti apa gambaran tugas sehari-hari posisi ini?” atau “Apa rencana perusahaan untuk lima tahun ke depan?”

Selain melakukan lima tips diatas, hal yang terpenting adalah jadilah diri sendiri. Ikuti kelima tips di atas, namun jangan lupa memperlihatkan kepribadian kita dan berikan usaha yang terbaik. Semoga sukses!

Related Articles :

Kursus Bahasa Inggris Murah Surabaya

Les Bahasa Inggris murah Surabaya

In House Training Bahasa Inggris Murah 

Program Kursus Toefl Murah Surabaya

Les Toefl Surabaya

Share with:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>