TOEFL merupakan tolok ukur untuk menilai kemampuan bahasa Inggris seseorang. Bagi kamu yang sedang menempuh studi di perguruan tinggi, TOEFL sebagai prasyarat untuk mendapatkan gelar S1. Selain itu, TOEFL sebagai  persyaratan  untuk bisa melanjutkan studi ke luar negeri. Hal ini mutlak harus dipenuhi sebagai bukti bahwa kita mempunyai kemampuan  bahasa Inggris yang baik. Karena bahasa pengantar dalam perkuliahan di luar negeri menggunakan bahasa Inggris. Biasanya untuk skor minimal TOEFL ditentukan oleh pihak penyelenggara beasiswa.

Beasiswa LPDP untuk luar negeri  kita diharuskan memiliki skor TOEFL ITP minimal 550, sedangkan Beasiswa Pendidikan LPDP dalam negeri skor minimal TOEFL ITP yang harus dipenuhi untuk beasiswa dalam negeri adalah 500.Setiap program beasiswa mempunyai ketentuan  skor  yang berbeda. Tak hanya untuk program beasiswa, ada posisi tertentu di beberapa perusahaan yang mencantumkan skor TOEFL minimal kepada pelamar pekerjaan.

TOEFL (Test of English as Foreign Language) diselenggarakan oleh ETS (Educational Testing Service) official center di Amerika. Skor TOEFL tidak berlaku untuk seluruh universitas di luar negeri, namun dibutuhkan oleh universitas di Amerika dan Kanada seperti Harvard, Yale, dsb. Sedangkan IELTS (International English Language Testing System), diselenggarakan oleh Cambridge University, IDP Education Australia, dan British Council. Skor IELTS dibutuhkanoleh universitas di wilayah Inggris, Australia, dan Selandia Baru. Yang perlu kamu ingat bahwa tes TOEFL menggunakan adalah bahasa American English, sedangkan tes IELTS menggunakan British English.

2 Jenis TOEFL Yang Perlu Kamu Tahu!

Sebelum kita pembahasan mengenai tips mendapatkan skor toefl yang tinggi, kita harus mengetahui jenis-jenis TOEFL terlebih dahulu. TOEFL dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan cara mengerjakannya, yaitu PBT (Paper-Based Test), dan CBT (Computer-Based Test). Yang membedakan antara keduanya adalah PBT dikerjakan di atas kertas dan CBT menggunakan komputer. Selain itu, skor pada kedua tes ini berbeda. Skor TOEFL PBT mulai dari 310-677 dan CBT skornya mulai dari 0-300. Untuk perbedaan skornya bisa lihat table berikut ini.

TOEFL PBT

TOEFL CBT

677300
650280
600250
550213
500173
450133
40097
31030
0

Agar kamu berpeluang mendapatkan beasiswa ke luar negeri,  maka kamu harus mendapatkan skor TOEFL 650 untuk PBT setara dengan skor 280 untuk CBT.

TOEFL ITP dan  iBT

Selain perbedaan berdasarkan cara pengerjaan, ada perbedaan  TOEFL berdasarkan tesnya. Ada dua perbedaan berdasarkan tipe tesnya yaitu TOEFL ITP dan iBT. Simak penjelasan berikut ini ya!

  1. TOEFL ITP

TOEFL ITP   (Institutional Testing Program) atau TOEFL institusional banyak dibutuhkan di dalam negeri dan negara-negara Asia. Yang perlu kamu tahu  skor TOEFL ini  tidak berlaku di seluruh negara, tapi hanya berlaku di wilayah atau negara tertentu saja. Saat ini skor  TOEFL ITP masih sangat dibutuhkan dii Indonesia dan di negara-negara Asia. Apa saja sih materi yang diujikan pada tes TOEFL ITP ?

  • Reading comprehension
  • Grammar structure
  • Written expression
  • Listening comprehension
  • Writing
  1. TOEFL iBT

TOEFL Ibt atau  TOEFL internet-Based Testing pertama diperkenalkan pada tahun 2005. Ada empat aspek kemampuan bahasa yang diuji.

  • Reading
  • Listening
  • Speaking
  • Writing

Skor TOEFL iBT mulai dari 0-120. TOEFL ITP hanya berlaku secara regional, sedangkan TOEFL iBT statusnya diakui dan digunakan di seluruh dunia.

Jika Kalian Membutuhkan Bimbingan Untuk Mengerjakan soal-soal toefl kalian bisa memilih program yang tersedia di taf english seperti : 

Share with:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>