Liputan6.com, Jakarta – Bagi sebagian orang, melanjutkan kuliah ke luar negeri adalah impian yang harus dicapai.

Tujuan mereka tidak hanya untuk mendapatkan ilmu dalam pendidikannya, tapi juga karena ingin mendapatkan pengalaman berbeda saat berada di negara orang.

Hal ini didorong dengan beberapa alasan positif, di antaranya memberi pengalaman hidup tersendiri dengan kesempatan mencoba ragam budaya baik dari negara tersebut maupun masyarakatnya.

Menjadi mahasiswa internasional juga membuat jaringan sosial seseorang lebih luas dengan menjalin pertemanan dengan orang dari berbagai negara.

Akan tetapi, berbicara mengenai kuliah ke luar negeri pastinya tidak semudah yang kita bayangkan bukan? Butuh proses dan usaha ekstra untuk bisa mendapatkan kesempatan itu.

Mungkin bagi mereka yang memiliki uang lebih, tak jadi masalah besar untuk bisa bolak-balik setiap hari ke luar negeri. Mereka juga tak kesulitan untuk mendapatkan universitas yang mereka inginkan di luar negeri.

Sebab selain harus memikirkan mengenai tes yang harus dilalui, namun biaya juga menjadi pertanyaan Anda bukan?

Hal ini tentu wajar, karena biaya menjadi salah satu faktor penting yang hampir jadi pertimbangan semua orang.

Namun, mengenai biaya bukan menjadi penghalang besar untuk Anda yang memiliki tekad kuat untuk bisa melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Pasalnya sejumlah institusi memiliki fasilitas beasiswa yang dapat dijadikan sebagai jalan untuk bisa kuliah ke luar negeri.

Nah, berikut beberapa tips agar Anda dapat melanjutkan pendidikan di luar negeri dengan jalur beasiswa, seperti dikutip dari TunaiKita. Simak tipsnya berikut ini ya!


Cara Mendapatkan Beasiswa ke Luar Negeri

1. Memiliki Keyakinan yang Kuat

Jika memang Anda sangat ingin untuk bisa kuliah di luar negeri, maka tanamkan pada diri  akan mendapatkan kesempatan itu.

Jangan pernah ragu walaupun hanya sedikit. Semua keinginan akan terwujud dengan dukungan motivasi yang tinggi.

Anda harus siap dengan semua yang diputuskan, jangan menyerah lakukan apa yang bisa Anda lakukan untuk bisa meraih impian tersebut.

Jika Anda sudah menanamkan keyakinan yang kuat dalam diri, maka kemungkinan besar Anda akan melalui tes dengan nyaman dan lebih siap.

2. Kemampuan Bahasa Inggris

Bahasa Inggris merupakan modal besar saat Anda ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri karena rata-rata di beberapa negara pasti masyarakatnya juga menguasai bahasa tersebut.

Anda bisa memulainya dengan sering menghafal kosakata Bahasa Inggris dengan les dan mengikuti tes TOEFL.

Jangan malas untuk selalu mengasah kemampuan dalam berbahasa Inggris. Jika perlu, luangkan waktu untuk mengambil paket khusus belajar Bahasa Inggris, dengan begitu Anda akan cepat menguasainya.

3. Pilih Negara yang Paling Sedikit Peminatnya

Cara yang satu ini cukup ampuh agar bisa mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Jika Anda ingin sedikit berbeda dari orang-orang pada umumnya, maka kesempatan akan lebih besar untuk meraih beasiswa.

Pastikan Anda tidak hanya mengikuti tren, sehingga ramai-ramai memilih universitas atau negara yang banyak dipilih oleh orang. Sangat jelas Anda harus bersaing dengan ribuan orang dan kecil kemungkinan untuk bisa lolos.

Anda bisa cari tahu informasi di mana saja mengenai negara dengan minat beasiswa sedikit dan jangan lupa untuk mencari tahu mengenai beasiswa-beasiswa yang disediakan oleh negara tersebut.

4. Buat Motivation Letter

Sudah tahu kan bahwa Motivation Letter merupakan salah satu poin penentu Anda akan diterima atau tidak?

Motivation Letter merupakan salah satu persyaratan yang selalu dibutuhkan dalam aplikasi beasiswa. Intinya Anda harus membuat essay yang menunjukkan bahwa Anda layak mendapatkan beasiswa tersebut.

Kebiasaan orang membuat essay dengan menggunakan kata-kata seperti, “Saya sangat ingin mempelajari budaya di sana” atau, “Saya tertarik untuk mempelajari bahasanya” hal ini sangat biasa, dan tidak akan ada yang dianggap spesial dari essay yang Anda buat itu.

Cobalah untuk menuliskan beberapa hal menarik, seperti Anda sangat tertarik dengan negara tersebut karena sering menyaksikan beberapa filmnya, Anda memiliki teman yang tinggal di sana, atau pernah memiliki teman SMA yang pernah mengikuti pertukaran pelajar di negara tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa Anda memang punya keinginan dan dasar yang kuat.


5. Lengkapi Persyaratan

Jika sudah memahami aturan yang berlaku dan menentukan universitas mana yang akan dituju, maka selanjutnya Anda harus memenuhi semua persyaratan.

Anda harus mempersiapkan beberapa dokumen yang dibutuhkan dan siapkan selengkap-lengkapnya, seperti CV, surat referensi dan juga motivation letter adalah hal yang wajib untuk disertakan dalam lamaran ini. Jadi pastikan Anda sudah menyusunnya dengan baik ya.

6. Masukkan Lamaran Lebih Awal

Sebisa mungkin untuk tidak menunda-nunda segala sesuatu yang menjadi tujuan Anda. Sebab kebanyakan orang melamar di waktu-waktu terakhir. Jadi sebaiknya jangan mengikuti kebiasaan buruk ini.

Sebisa mungkin untuk memasukkan lamaran lebih awal. Mengapa hal ini harus dilakukan di awal? Karena setiap lamaran yang Anda masukkan akan diperiksa oleh orang yang diberikan tanggung jawab untuk melakukan itu.

Mayoritas, orang akan teliti memeriksa setiap lamaran yang masuk di awal saja. Namun ketika mendekati deadline, besar kemungkinan mereka tak seteliti di waktu awal. Sehingga beberapa poin plus Anda bisa saja luput dari penglihatan mereka.

Nah, jadi usahakan untuk sesegera mungkin mengirimkan lamaran ya! Jangan pernah menunda-nunda kesempatan besar ini.


7. Pilih Universitas Tujuan

Anda harus tahu universitas mana yang akan dituju. Anda harus benar-benar menimbang pilihan itu dan jangan sampai Anda salah ambil jurusan, karena itu akan sia-sia dan membuang-buang waktu.

Jika Anda sudah menentukan universitas dan jurusan mana yang akan dipilih, maka Anda tinggal mencari tahu mengenai proses untuk mendapatkan beasiswa di universitas tersebut.

Anda juga bisa mencari tahu budaya negara yang akan dituju. Kumpulkan informasi selengkap-lengkapnya mengenai apapun, terutama proses untuk bisa mendaftar di sana.

8. Persiapkan Tes

Jika Anda sudah memilih universitas dan sudah melengkapi semua persyaratannya, maka selanjutnya yang harus dipersiapkan diri untuk mengikuti tes.

Hal ini sudah harus Anda  persiapkan sejak awal. Karena akan sia-sia jika sudah menyiapkan segala hal, namun Anda belum siap untuk mengikuti tesnya.

Tidak perlu takut dan gugup ketika menghadapi wawancara. Sebab saat panik Anda bisa saja menjawab pertanyaan secara ngelantur yang akhirnya membuat Anda tidak lolos dalam tes tersebut.

Anda juga perlu melakukan beberapa latihan untuk mengerjakan beberapa soal pertanyaan untuk tes.

Niat yang Kuat dan Jangan Menyerah

Nah, jangan pernah menyerah untuk mendapatkan beasiswa keluar negeri tidak ada yang tidak mungkin selama Anda mempunyai niat yang kuat dan pantang menyerah. Teruslah belajar yang giat untuk modal di masa depan nanti. Semangat terus ya!

sumber: https://liputan6.com

tafenglish akan menyebutkan jenis-jenis beasiswa yang dibedakan menurut sumber penyedia beasiswa.

JENIS-JENIS BEASISWA YANG WAJIB KAMU KETAHUI!

1. PUBLIC OR GOVERNMENT SCHOLARSHIP

Pada umumnya, beasiswa jenis ini diberikan oleh pihak organisasi publik, misalnya oleh pemerintah, departemen, atau lembaga. Ada juga lembaga tertentu yang mempunyai bagian pendidikan dan pelatihan dan mengelola skema beasiswa yang diberikan kepada karyawan dalam departemen tersebut dan kepada karyawan dari departemen lain.

Sebagai contoh, beasiswa yang ditawarkan oleh BAPPENAS biasanya tidak hanya ditujukan bagi karyawan di lingkungan BAPPENAS saja, sehingga karyawan di luar departemen/lembaga tersebut juga dapat mendaftar.

2. PRIVATE SCHOLARSHIPS

Beasiswa jenis ini biasanya diadakan oleh lembaga/institusi swasta seperti perusahan-perusahaan besar (korporasi). Beberapa contoh beasiswa dari organisasi privat di Indonesia yang peduli dengan dunia pendidikan dan memberikan beasiswa S1, S2, dan S3 adalah Sampoerna Foundation, The Ford Foundation, Shell, Djarum, dan sebagainya. Untuk jenis beasiswa tersebut, biasanya lebih difokuskan pada jenis bidang studi yang erat kaitannya dengan bidang industri yang digeluti oleh perusahaan tersebut.

3. NEGARA MAJU dan DONOR INTERNASIONAL

Di era globalisasi seperti saat ini, banyak negara maju dan lembaga-lembaga donor internasional yang memberikan tawaran beasiswa kepada Indonesia. Hal ini bertujuan agar kerjasama antara Indonesia dengan mereka menjadi lebih efektif dan kondusif.

Beberapa contoh dari beasiswa jenis ini adalah :
– Beasiswa Australia Awards dari Pemerintah Australia,
– Beasiswa Chevening dari pemerintah Inggris yang dikelola oleh British Council,
– Beasiswa Fulbright dari pemerintah Amerika Serikat yang dikelola oleh AMINEF,
– Beasiswa StuNed, Orange Tulip Scholarship, Holland Scholarship untuk melanjutkan kuliah di Belanda,
– Beasiswa Monbukagakusho dari pemerintah Jepang,
– Beasiswa KGSP dari pemerintah Korea Selatan,
– kerjasama ADB-Japan Scholarship,
– beasiswa World Bank,
– dan sebagainya.

Misalnya, beasiswa Fullbright yang dikelola oleh AMINEF (America Indonesia Exchange Foundation) mendapatkan pendanaan penuh dari pemerintah Amerika Serikat untuk menyediakan beasiswa sekaligus membangun pusat-pusat penelitian pada negara-negara berkembang. Hingga saat ini, Fullbright Program telah memberikan lebih dari 120 beasiswa untuk belajar-mengajar, juga melakukan penelitian di berbagai disiplin ilmu dengan cakupan pembiayaan meliputi biaya kuliah, biaya tunjangan buku, uang saku per bulan, biaya perjalanan, dan asuransi kesehatan.

4. COMMUNITY ORGANIZATIONS atau YAYASAN

Jenis beasiswa ini biasanya ditawarkan dari komunitas atau yayasan tertentu, baik yang bersifat akademik, organisasi sosial, maupun keagamaan.

5. UNIVERSITY SCHOLARSHIPS

Pemberian beasiswa dari pihak universitas ada bermacam-macam. Ada yang mengusung skema Major-Specific Awards, dalam artian beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa yang mempunyai kemampuan akademis dalam jenis bidang studi tertentu. Biasanya, untuk jenis skema pembiayaan ini akan diberikan kepada mahasiswa lokal dan juga internasional. Selain itu terdapat juga skema Fellowships, dalam artian beasiswa yang diberikan dalam bentuk bantuan keuangan untuk melakukan penelitian dalam universitas serta dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Untuk mendapatkan beasiswa jenis ini, sebaiknya kamu memperhatikan apakah universitas tersebut mempunyai bidang penelitian sesuai dengan bidang yang kamu lakukan. Di samping dua skema di atas, pihak universitas juga ada yang menyediakan skema Athletic Scholarships. Beasiswa jenis ini biasanya diberikan pada seorang atlet yang berniat untuk menekuni bidang tersebut.

sumber: https://indbeasiswa.com

TOEFL merupakan salah satu test kemampuan berbahasa Inggris yang paling penting dan biasanya menjadi syarat masuk universitas serta syarat kelulusan. Tes TOEFL pada umumnya terdiri dari 3 bagian, yakni listening, structure and written expressions dan reading. Bagi sebagian besar orang, bagian yang dianggap paling sulit adalah bagian listening karena pada bagian ini kita diharuskan untuk menjawab soal berdasarkan monolog dan dialog yang kita dengar dari audio. Yang menjadi pokok permasalahan disini adalah speakers dalam percakapan tersebut adalah penutur asli Bahasa Inggris atau native speakers, sehingga bagi mereka yang belum terbiasa mendengar percakapan dalam Bahasa Inggris akan kesulitan untuk mengikuti dan mengerti jalannya percakapan.

Bagi kamu yang sudah pernah ambil TOEFL beberapa kali, tapi nilaimu belum memuaskan, khususnya di bagian listening, worry not!

Karena kali ini TAF Updates akan memberikan tips dan trik menjawab soal listening dengan mudah sehingga kalian bisa mendapatkan nilai TOEFL yang memenuhi syarat.

Kenali petunjuk soal

Soal listening dibagi menjadi 3 bagian, yakni Part A, Part B, dan Part C. Nah, dalam tiap-tiap bagian ini akan ada direction atau arahan mengerjakan soal yang akan dibacakan oleh native speaker di audio. Faktanya, kata-kata yang diucapkan oleh native speaker dalam direction ini hampir sama loh di setiap test TOEFL. Jadi, ada baiknya jika kalian telah mengetahui dan familiar dengan direction tersebut sebelum mengikuti tes TOEFL sehingga ketika direction sedang dibacakan kalian bisa menggunakan kesempatan tersebut untuk membaca pilihan jawaban sebanyak-banyaknya dan menebak kira-kira apa pertanyaan untuk pilihan jawaban tersebut.

Alokasikan waktu untuk melihat pilihan jawaban

Waktu untuk menjawab setiap pertanyaan dalam listening comprehension sangatlah singkat. Kalian hanya punya waktu tidak lebih dari 8 detik per-soalnya. Untuk soal listening, penting sekali membaca semua pilihan jawaban, jadi Taffers bisa memprediksi konteks pembicaraan apa yang akan kalian dengarkan. Jadi, usahakan untuk membagi waktu antara mengarsir bulatan pada kertas jawaban dan membaca pilihan jawaban pada soal selanjutnya agar kita bisa mengira-ngira pertanyaan serta jawaban yang benar dari soal tersebut.

Hindari bunyi kata yang sama

Hayo ngaku siapa yang biasanya memilih jawaban yang mengandung kata dengan bunyi yang sama seperti yang didengar di audio? Well, sudah menjadi kecenderungan bagi kita ketika menghadapi soal-soal dalam listening comprehension untuk memilih jawaban dengan bunyi kata yang sama seperti yang kita dengar dalam audio. Eits, ternyata hal itu bisa saja jebakan yang sengaja dibuat oleh sang pembuat soal untuk mengecoh kita loh Taffers. Lalu, bagaimana caranya menghindari jebakan itu? Mudah sekali! pilihlah jawaban yang paling berbeda atau restatement dari kata yang kalian dengar di audio. Misalnya kalian mendengar kata job dalam audio dan ada kata occupation di pilihan jawabannya, kemungkinan pilihan inilah yang benar. Oleh sebab itu, penting untuk mengalokasikan waktu untuk membaca jawaban sebelum soal dibacakan agar kita bisa mencocokkan prediksi kita dengan pertanyaannya nanti.

Pastikan semua jawaban terisi

Usahakan untuk mengisi semua soal pada lembar jawaban ya Taffers. Ingat! dalam TOEFL tidak ada pengurangan skor meskipun jawaban kalian salah. Jadi, ingatlah untuk selalu mengisi jawaban pada tiap-tiap soal meskipun kalian merasa ragu dengan jawaban kalian. Siapa tahu kalian beruntung dan ternyata jawaban kalian benar, hehe

 

Tidak bisa dipungkiri, pendampingan dari lembaga profesional serta tenaga pengajar profesional sangatlah berpengaruh pada peningkatan kemampuan TOEFL kita. Oleh karena itu, penting banget nih Taffers untuk menemukan lembaga atau tenaga profesional yang tepat dan tidak kaku atau istilahnya yang fleksibel dan bisa menyesuaikan dengan waktu luang kalian.

Nah, jika kalian mencari lembaga profesional yang tepat untuk mendampingi kalian dalam belajar TOEFL atau jika kalian mencari lembaga bimbingan Bahasa Inggris yang tidak kaku dan menyesuaikan dengan gaya belajar muridnya, TAF English adalah tempatnya!

Ayo kunjungi tafenglish.co.id atau hubungi 082123481981 dan buktikan serunya belajar yang fun and flexible yet still goal-oriented bersama TAF English.

 

Bahasa Inggris merupakan bahasa asing bagi kita. Meski kita sudah mempelajarinya sejak sekolah dasar, sebagian besar dari kita masih terpengaruh pola tata Bahasa Indonesia ketika membuat kalimat atau frase dalam bahasa Inggris. Kecenderungan inilah yang membuat bahasa Inggris kita terdengar sedikit kaku dan “beraroma” bahasa Indonesia. Misalnya saja, ketika kita ingin mengatakan “sangat marah” dalam Bahasa Inggris, maka kita cenderung untuk mengatakan “very angry”. Padahal nih Taffers, ada diksi alternatif yang bisa kita gunakan untuk menghindari penggunaan kata “very” agar Bahasa Inggris kita terdengar sophisticated. Nah, kali ini kita akan membahas diksi-diksi yang bisa digunakan untuk mengganti kata very agar bahasa Inggris kita terdengar lebih ‘wow’.

1. Famished

Siapa yang masih sering menggunakan frase “very hungry” untuk menggambarkan kondisi sangat lapar? Nah, mulai saat ini kalian harus menghindari penggunaan kata very ini nih Taffers dan menggantinya dengan kata “famished” yang bermakna sama, yakni sangat lapar. Jadi, ketika kalian ingin mengatakan kalian sangat lapar, cukup katakan “I’m famished”. Bagaimana? Terdengar lebih keren bukan?

2. Furious

Sudah menjadi kebiasaan bagi kita untuk mengatakan “very angry” ketika kita sedang merasa sangat marah pada seseorang atau suatu hal. Well, frase “very angry” ini bisa diganti dengan kata furious yang memiliki arti sangat marah. Lebih singkat, lebih akurat, dan lebih keren. Bagaimana Taffers? Yakin masih mau memakai kata very?

3. Hideous

Kata hideous ini bisa digunakan sebagai alternatif untuk mengatakan kata sangat jelek atau sangat buruk. Jadi, dari pada menggunakan frase very bad ada baiknya frase tersebut diganti dengan kata hideous yang nampak lebih kekinian.

4. Freezing

Memasuki musim penghujan, suhu udara disekitar kita cenderung menurun drastis. Ada kalanya ketika malam hari atau dini hari kita merasa sangat kedinginan. Nah umumnya, kita cenderung mengatakan “very cold” untuk menggambarkan kondisi ini. Padahal ada diksi tunggal yang bisa digunakan untuk mengatakan ‘sangat dingin’ dalam bahasa Inggris loh. Yap, cukup menggunakan satu kata “freezing”, maka kalian tidak perlu lagi menggunakan kata very. Mudah bukan?

5. Anxious

Selama ini banyak diantara kita yang masih menggunakan frase very worried’ untuk menggambarkan perasaan sangat khawatir pada seseorang atau suatu hal. Nah, mulai sekarang kalian harus berhenti menggunakan kata very worried dan menggantinya dengan kata anxious yang memiliki makna sama yakni sangat khawatir.

Bagaimana Taffers? Yakin masih mau memakai kata very walaupun ada kata yang lebih keren, lebih kekinian, lebih ringkas, dan lebih tepat? Nah, mulai sekarang ayo hindari menggunakan kata very dan menggantinya dengan diksi-diksi yang lebih sesuai. Cukup mengganti kata very dan dengan begitu Bahasa Inggris kita akan terdengar lebih keren dan lebih meyakinkan. Begitu Taffers. Mudah bukan? Yuk mulai memakainya dari sekarang!

Ingin belajar Bahasa Inggris disela-sela rutinitas yang padat? Ingin menguasai Bahasa Inggris tetapi kesibukan sangat menyita waktu? Ingin tahu bagaimana caranya belajar Bahasa Inggris saat rutinitas seakan mencekik? Nah, jangan khawatir Taffers! Kali ini TAF Update akan memberikan tips belajar Bahasa Inggris yang asik dan menyenangkan disela-sela rutinitas yang padat merayap. –

Study only in five to ten minutes

Cara pertama agar kita bisa belajar Bahasa Inggris disela-sela kesibukan kita adalah belajar Bahasa Inggris sedikit demi sedikit. Cukup luangkan waktu sekitar 5-10 menit untuk belajar Bahasa Inggris disela-sela kesibukan kita. Rutin belajar tenses baru atau belajar kosa kata baru selama 5-10 menit disela-sela kesibukan kita akan sangat membantu kita dalam meningkatkan kecakapan Bahasa Inggris kita. Sama seperti kata pepatah, “Sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit.”

Use in English in any possible occasion

speak – repeat

Untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, intensitas pemakaian Bahasa Inggris dalam daily activities kita sangat berpengaruh lho. Semakin sering kita menggunakan Bahasa Inggris dalam kegiatan sehari-hari kita dalam hal apapun dan di berbagai kesempatan, maka akan semakin cepat pula kita menguasai Bahasa Inggris. Kita bisa memulai dari hal kecil  Taffers, seperti mengucapkan salam, menceritakan rencana kegiatan hari ini pada diri sendiri, menulis memo dalam Bahasa Inggris, dan lain sebagainya.

Find a right partner

right partner

Sama seperti dua orang yang sedang pacaran dan memupuk cinta, belajar Bahasa Inggris juga perlu dipupuk bersama orang lain. Itulah mengapa menemukan rekan yang tepat, misalnya teman sekantor atau teman sekolah, atau bahkan salah satu anggota keluarga, untuk belajar Bahasa Inggris. Dengan menemukan rekan yang tepat kalian bisa meningkatkan intensitas waktu belajar Bahasa Inggris kapanpun dan dimanapun, bahkan ketika mengobrol di telepon atau hanya sekedar bertukar pesan. Bisa dipastikan kemampuan bahasa Inggrismu, khususnys speaking, akan semakin melejit. 

One English article per-day

One English article per-day

Well, artikel yang dimaksud disini bukan artikel dengan topik yang berat lho Taffers. Memasuki era digital ini, artikel-artikel dengan bahasa yang ringan dan kekinian ala anak milenialis sangat mudah diakses. Contohnya saja artikel-artikel dalam Bahasa Inggris di Line Today, Allkpop, dan masih banyak lagi. Semakin sering membaca artikel dalam Bahasa Inggris, semakin banyak pula kosa kata baru yang bisa kita pelajari. Kalian bisa membuat flashcard untuk membantu mengingat kosa kata baru yakni dengan mencatat kosa kata baru yang susah diatas sticky notes dan meletakkannya ditempat yang mudah terlihat agar kalian bisa melihat dan menghafalnya kapan dan dimana saja.

Choose a flexible course

Tidak bisa dipungkiri, pendampingan dari lembaga profesional serta tenaga pengajar profesional sangatlah berpengaruh pada peningkatan kemampuan berbahasa Inggris kita. Oleh karena itu, penting banget nih Taffers untuk menemukan lembaga atau tenaga profesional yang tepat dan tidak kaku, atau istilahnya yang fleksibel dan bisa menyesuaikan dengan waktu luang kalian. Nah, jika kalian mencari lembaga profesional yang tepat untuk mendampingi kalian dalam Belajar Bahasa Inggris atau jika kalian mencari lembaga bimbingan Bahasa Inggris yang tidak kaku dan menyesuaikan dengan gaya belajar muridnya, TAF English adalah tempatnya! Ayo kunjungi tafenglish.co.id dan buktikan serunya belajar yang fun and flexible yet still goal-oriented bersama
TAF English

Kosakata dalam bahasa Inggris yang tidak terhitung jumlahnya membuat beberapa kosakata jarang diketahui artinya sehingga banyak yang enggan menggunakanya. Berikut adalah tabel kosakata beserta artinya:

No.KosakataArti
1.AbashMemalukan, membingungkan
2.AbhorMembenci
3.AboundBerlimpah
4.AbruptKasar, curam, terjal, tiba-tiba
5.AbstemiousBebas, pantang, cukup
6.AccedeMengabulkan, menyetujui, ikut serta
7.AccoladePenghargaan, pujian
8.AcrimoniusSengit
9.AcumenKecerdasan, ketajaman
10.AcrosticSusunan kata dari awal hingga akhir
11.AchillesSifat yang lemah, kelemahan
12.AeonSuatu masa beribu tahun lamanya
13.AmbrosialSangat lezat
14.BacchanalOrang mabuk
15.BucolicPedesaan, berhubungan dengan orang desa
16.BuffoonPelawak, badut
17.BulwarkKubu
18.BizarreAneh, ajaib, ganjil
19.BizzareLucu, ganjil
20.BereaveKehilangan
21.BenevolentRamah, baik hati
22.CantankerousSuka membantah
23.CandidTerus terang, jujur, bebas tak sadar
24.CapriciousTak terduga-duga, berubah
25.CastigateMenghukum, menyiksa
26.CelestialSurgawi
27.ChauvinistOrang yang terlalu patriotis
28.ChicaneryPenipuan
29.CacophonousBerisik, gaduh, sumbang.
30.CadaverousPucat
31.CallousTidak berperasaan
32.CursorySepintas
33.CrassSangat bodoh
34.CountenanceAir muka, wajah, roman muka
35.CoterieGolongan kecil
36.ConsummateSempurna
37.Cut the cheeseBuang angin (kentut)
38.ClandestineGelap / sembunyi
39.CollogueBersikap ramah dan intim kepada seseorang
40.CabalKomplotan rahasia
41.CondoneMemaafkan, mengampuni
42.DecayMembusuk, pembusukkan
43.DeliriousTergila-gila, lupa daratan
44.DelinquentPenjahat, penunggak, tunggakan
45.DeviousBerliku-liku, licik
46.DevoutSholeh, beriman
47.DearthKekurangan, kelangkaan

Menulis esai adalah kegiatan yang kompleks, kegiatan ini bukan hanya sekedar menulis, namun juga menganalisa dan membaca. Esai bertujuan untuk mengembangkan ide dan konsep yang dihasilkan seseorang dalam sebuah tulisan. Namun demikian, tulisan harus terstruktur dan memiliki alur yang jelas dan sesuai dengan tujuan dari penulisan essay.

  • Konflik dan Solusi

Dua hal ini adalah ‘nyawa’ dari semua karya sastra, baik fiksi maupun non fiksi. Konflik dalam esai hadir ketika menuliskan ide-ide yang akan dibahas. Dan solusinya adalah bagaimana memahami ide-ide tersebut dan mengolahnya dengan baik.

  • Keunikan

Tuliskan hal menarik pada masalah yang akan dibahas dengan gaya penulisanmu sendiri. Dengan demikian pembaca akan menemukan ‘kehidupan’ dan kejutan pada esimu. Jangan menulis esai yang dipikirkan pembaca, tapi bertindaklah seperti kamu yang paling memahami ‘objekmu’ dan memberi tahu pembaca apa yang tidak mereka ketahui.

  • Kebebasan

Buatlah dirimu nyaman dan bebas menulis seakan berada di sekeliling objek anda. Kemudian, ketika Anda mengedit, Anda dapat memastikan garis-garis segalanya dengan benar. Fokuskan menulis pembahasan masalah agar membuat esaimu tidak keluar dari

  • Lima Pokok Pikiran

Esai yang baik minimal memiliki lima pokok pikiran yang dilengkapi oleh kalimat pendukung. Kalimat pendukung ini berperan sebagai penyempurna esaimu.

  • Hindari Kata-Kata Ini

Jangan pernah pernyataan menurut pandangan diri sendiri. Seperti, menyisipkan kalimat “Menurut saya” atau “Menurut pandangan saya” maupun “Berdasarkan sudut pandang saya”. Pernyataan harus akurat, berupa data dan fakta. (Dikutip dari berbagai sumber)